Langsung ke konten utama

Opsi retrofilling dalam pengelolaan PCBs



Bagaimana apabila transformator ditemukan mengandung PCBs tetapi umur transformator tersebut masih panjang? Tentu dalam kondisi seperti ini akan sangat tidak ekonomis untuk langsung mengganti transformator tersebut. Untungnya, Permen Pengelolaan PCBs memberikan opsi untuk menurunkan kadar PCBs dalam transformator melalui proses retrofilling.

Definisi retrofilling dalam Permen Pengelolaan PCBs adalah:

...metode untuk menurunkan konsentrasi PCBs pada Transformator dengan cara mengganti Minyak Dielektrik yang mengandung PCBs dengan Minyak Dielektrik yang tidak mengandung PCBs sehingga konsentrasi PCBs menjadi di bawah Batas Konsentrasi PCBs Terendah.

Retrofilling diatur kembali dalam Pasal 13:

(1) Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan yang menggunakan Transformator dan memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 huruf a wajib melakukan kegiatan pengurangan PCBs.
(2) Kegiatan pengurangan PCBs sebagaimana dimaksud pada ayat (1) meliputi: a. Retrofilling; dan/atau b. cara lain sesuai dengan petunjuk teknis dalam Konvensi Stockholm dan Konvensi Basel.
(3) Retrofilling sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a wajib memenuhi ketentuan: a. dilakukan secara in-situ; dan b. dicatat pada log perawatan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Phasing out PCBs for a better world

Mohamad Mova Al’Afghani and Dyah Paramita Published in The Jakarta Post, Mon, February 22 2021 The Cileungsi river in Bogor has two problems: overflowing water during rainy season and also industrial waste pollution (Courtesy of Fanny Kusuwardhani/Fanny Kusuwardhani) The Environment and Forestry Ministry recently enacted a new regulation on the management of polychlorinated biphenyls (PCBs). This measure sets a 2022 deadline for industries to conduct inventories of PCBs in their possession and a 2028 deadline for the total elimination of PCBs in the country. PCBs are a group of chemical substances that are resistant to extreme temperatures. They can be found in electrical equipment, such as in the dielectric oils of transformers, capacitors and fluorescent light ballast. They are also used in products such as adhesives, ink, flame retardants and others. PCBs are known to adversely impact human health and the environment. They contribute to disorders of the immune, nervous and endocrine

Peraturan Pengelolaan PCBs diterbitkan

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menerbitkan Peraturan Menteri P.29/MENLHK/SETJEN/PLB.3/12/2020 mengenai Pengelolaan Polychlorinated Biphenyls (PCBs).  Terdapat dua deadline dalam peraturan ini: 31 Desember Tahun 2022 adalah deadline bagi perusahaan dalam melakukan inventarisasi  peralatan listrik 31 Desember Tahun 2028   adalah deadline bagi seluruh perusahaan dalam menghancurkan PCBs sehingga menjadi bahan yang tidak lagi berbahaya bagi lingkungan Mengingat cepatnya kedua deadline ini dan kompleksitas pengelolaan PCBs, industri disarankan untuk segera membuat perencanaan (PCBs Management Plan). Link Download: Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.29/Menlhk/Setjen/Plb.3/12/2020 Tentang Pengelolaan Polychlorinated Biphenyls